Awalbarri’s Blog

April 2, 2009

INDEKS BETA

Filed under: Uncategorized — awalbarri @ 10:39 am

INDEKS BETA
Rasio 2 / m im σ σ adalah beta atau kepekaan pasar dari suatu saham. Saham dengan beta lebih besar dari 1,0 merupakan saham yang sangat peka terhadap perubahan pasar dan sebaliknya. Saham yang lebih besar dari 1 disebut sebagai saham yang agresif, sedangkan saham yang mempunyai beta kurang dari satu disebut sebagai saham yang difensif. Dengan demikian untuk saham-saham yang agresif, kalau terjadi perubahan ( baik naik maupun turun) tingkat keuntungan portofolio pasar sebesar 10%, maka tingkat keuntungan saham-saham tersebut berubah dengan arah yang sama sebaesar lebih dari 10%, keadaan sebaliknya berlaku untuk saham-saham yang defensive. Beta portofolio dapat dihitung dengan cara rata-rata tertimbang (berdasarkan proporsi) dari masing-masing individual sekuritas yang
membentuk portofolio. Dari analisis bisa saja mengunakan analisis investor dalam menentukan beta. Investor bisa juga menggunakan untuk menghitung beta waktu lalu yang dipergunakan sebagai taksiran beta dimasa yang akan datang. Formulanya adalah sebagai berikut: Ri = ei iRm i + + β α (Husnan;2001,40).
Kesalahan pengukuran beta portofolio akan semakin kecil dengan semakin banyaknya sekuritas didalamnya, karena kesalahan perhitungan beta untuk masing-masing sekuritas akan saling meniadakan. Kesalahan pengukuran beta portofolio yang semakin kecil akan mengakibatkan beta portofolio semakin stabil dari satu periode ke periode selanjutnya yang akibatnya korelasi keduanya akan semakin besar. Ini berarti bahwa
portofolio dengan banyak aktiva merupakan prediktor yang lebih baik untuk beta masa depan dibandingkan dengan beta sekuritas atau portofolio dengan lebih sedikit sekuritas didalamnya. Menurut Supranto (2004,292) apabila suatu portofoio yang terdiri dari
dua sekuritas yang berkorelasi tidak sempurna, tingkat portofolio secara keseluruhan pada umumnya akan menurun (berkurang) karena diversifikasi. Makin banyak sekuritas yang membentuk portofolio makin cepat penurunan tingkat risiko. Walaupun manfaat diversifikasi meningkat, semakin banyak sekuritas dimasukkan dalam porofolio, akan tetapi ada batas (limit) terhadap penurunan tangkat risiko. Beta merupakan konsep statistik untuk mengukur sensivitas perolehan suatu sekuritas terhadap perubahan pasar. Beta juga merupakan ukuran
tingkat risiko. Beta bisa bernilai negatif, berarti kenaikan perolehan pasar menyebabkan penurunan perolehan aset atau saham (arah perolehan saham atau asat berlawanan dengan arah perolehan pasar), seperti halnya suatu asset mempunyai beta, portofolio yang terdiri dari beberapa aset juga mempunyai beta. Koefisien beta bagi suatu portofolio tidak hanya tergantung pada beta setiap aset yang membentuk portofolio tetapi juga besarnya proporsi
masing-masing asset dalam portofolio.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: