Awalbarri’s Blog

Maret 2, 2009

ASI

Filed under: Uncategorized — awalbarri @ 3:45 am

ASI merupakan gizi bayi terbaik, sumber makanan utama dan paling sempurna bagi bayi usia 0-6 bulan. ASI eksklusif menurut WHO (World Health Organization) adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk, ataupun makanan tambahan lain. Sebelum mencapai usia 6 bulan sistem pencernaan bayi belum mampu berfungsi dengan sempurna, sehingga ia belum mampu mencerna makanan selain ASI.

Setelah masa ini, bayi mesti dikenalkan dengan makanan pendamping ASI. Contohnya bubur susu, bubur saring, dan nasi tim. Mulai usia ini kapasitas pencernaan, enzim pencernaan, dan kemampuan metabolisme bayi sudah siap untuk menerima makanan lain selain ASI. Kebutuhan gizi bayi tidak tercukupi dari ASI saja. Sekitar 70% kebutuhann gii bayi tercukupi dari ASI dan 30% dari makanan pendamping ASI.

Agar bayi memiliki memori yang memudahkan dia mengonsumsi aneka bahan makanan bergizi, maka perlu dikenalkan tekstur dan rasa sejak dini. Kesulitan pemberian makan akan jarang terjadi karena anak sudah terbiasa dengan beragam bahan makanan sejak dini, sehingga gizi bayi tidak terpenuhi.

Pendisiplinan pemberian makan secara teratur juga membentuk kebiasaan yang baik Disiplin ini penting untuk pertumbuhan fisik dan pembentukan pola hidupnya kelak.

Adapun standar kebutuhan gizi bayi adalah sebagai berikut :
• Kalori: 100-120 per kilogram berat badan.
Bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya: 8 x 100 /120 = 800/960 kkal
• Protein: 1,5-2 gram per kilogram berat badan
Bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya 8 x 1,5/2 = 12/16 : 4 = 3/4 gram
• Karbohidrat: 50-60 persen dari total kebutuhan kalori sehari
Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkal, maka 50%-nya = 400 : 4 = 100 gram
• Lemak: 20 persen dari total kalori
Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkal, maka 20%-nya = 160 : 40 = 40 gram
Oh ya, mengingat tubuh bayi rentan terhadap penyakit dan untuk memenuhi gizi bayi, maka setiap kali mengolah makanan, lakukan hal-hal berikut:
• Cuci semua bahan makanan seperti buah dan sayur sampai bersih.
• Gunakan peralatan makan dan minum yang steril, yakni dicuci bersih di air mengalir dan direndam di air mendidih atau dimasukkan ke dalam alat steril selama 5 menit.
• Pastikan tangan sudah dicuci bersih. Gunakan sendok yang berbeda ketika Anda ingin mencicipinya. Hal ini untuk menghindari perpindahan virus atau kuman yang mungkin ada di mulut Anda ke mulut bayi.
• Cuci peralatan makan bayi setiap kali selesai dipakai. Buang sisa makanannya karena enzim yang berasal dari ludah bayi akan mulai “mencerna” makanan itu, mengubahnya menjadi berair, dan cepat busuk
Menyusui merupakan proses alami, salah satu ekspresi cinta seorang ibu ‘mengasyikkan’ bagi ibu maupun bayi. “Menyusui adalah hadiah yang sangat berharga yang dapat diberikan oleh seorang ibu pada bayinya. Pada keadaan miskin, menyusui mungkin merupakan pemberian satu-satunya, pada keadaan sakit menyusui dapat merupakan pemberian yang menyelamatkan jiwanya”. Demikian disampaikan dr. Frans O. H. Prasetyadi, SpOG saat menjadi pembicara pada Bincang Santai “Keajaiban ASI Untuk Buah Hati Cerdas Dan Sehat” di RS Spesialis Husada Utama Surabaya, Sabtu (29/11).
ASI mengandung banyak sekali kandungan gizi dan nutrisi yang penting untuk kesehatan dan kecerdasan si buah hati. Pada 4-7 hari pertama, ASI mengandung Kolostrum sekitar 150-300 cc/hari. Tidak hanya itu zat gizi dalam ASI juga sangat sempurna. Taurin yang terdapat didalam ASI sangat baik untuk pertumbuhan otak bayi, 90% kandungan lemak ASI yang diserap bayi juga memiliki manfaat tersendiri, belum lagi antibodi yang dihasilkan ASI melindungi bayi dari resiko terkena penyakit. Himbauan pemerintah untuk memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kesakitan pada bayi dan anak-anak termasuk gizi buruk. Program Inisiasi menyusui dini yang mulai dijalankan beberapa tahun terakhir juga memberi manfaat bagi bayi. Pemberian ASI segera setelah bayi dilahirkan diteliti mampu memberikan manfaat gizi dan nutrisi yang luar biasa untuk investasi di masa depan.
Semua dokter kandungan, bidan serta tenaga medis yang membantu proses persalinan saat ini dianjurkan untuk memberikan pelayanan inisiasi menyusui dini untuk pasien bersalin. Semua ibu melahirkan bisa melakukan inisiasi dini. Tak terkecuali untuk ibu dengan persalinan cesar atau sectio. Beberapa anggapan hadir seputar pemberian inisiasi bagi persalinan cesar. Padahal pasien persalinan cesar diperbolehkan melakukan inisiasi. “Memang tidak bisa se-ideal melakukan persalinan normal, karena dalam beberapa jam pertama si ibu masih di ICU. Tentu saja tertunda, tapi bila tak ada kontra indikasi, segera bayi diberikan ke ibu untuk dilakukan inisiasi ibu,” ujar dr. Frans saat ditemui Kiatsehat. Resiko bayi mengalami bingung puting memang tidak bisa dihindari, namun operasi cesar tidak menghalangi proses inisiasi dini.(Tika)

Pemberian ASI pada bayi tentulah sangat besar manfaatnya. Banyak sekali manfaat dari ASI yang sangat dibutuhkan oleh bayi. Keunggulan dan manfaat menyusui dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya adalah aspek gizi. Kalau dilihat dari aspek gizi, ada empat manfaat Kolostrum pada ASI yang penting diketahui para ibu dan sangat berguna bagi bayi.
Pertama, Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare. Kedua, jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.
Ketiga, Kolostrum mengandung protein, vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran bayi. Keempat, membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.
Selain itu, para ibu juga harus mengetahui tiga hal pada komposisi ASI. Pertama, ASI itu mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut. Kedua, ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak.
Ketiga, selain mengandung protein yang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi, ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.
Tak hanya itu, para ibu juga penting mengetahui komposisi Taurin, DHA dan AA pada ASI. Pertama, Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata.
Kedua, Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk atau disintesa dari substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3
KLINIK LAKTASI
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan paling sempurna bagi bayi. Sebagai makanan tunggal yang mengandung seluruh zat gizi yang diperlukan bayi, ASI juga mengandung zat untuk meningkatkan daya tahan (kekebalan) tubuh dari berbagai infeksi.
Manfaat ASI (Air Susu Ibu), memang telah terbukti. Tapi masih banyak ibu yang tidak mau menyusui karena alasan akan mempengaruhi penampilannya atau alasan lainnya. Dan banyak juga yang menyusui bayinya hanya dalam waktu beberapa bulan pertama saja.
Seiring perkembangan zaman dan munculnya fenomena wanita bekerja, peran ASI kian tergeser. Sang Ibu merasa telah memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka, dengan memberikan susu formula. Kurangnya informasi tentang ASI menjadi salah satu faktor yang mendorong semakin sedikitnya ibu menyusui bayi.

Beberapa informasi penting yang perlu diketahui oleh ibu mengenai ASI antara lain :
1. Arti Kolostrum
Kolostrum adalah air susu ibu yang keluar pada hari-hari pertama setelah bayi lahir, berwarna kekuning-kuningan lebih kental karena lebih banyak mengandung protein dan vitamin A serta zat kekebalan tubuh yang penting untuk melindungi bayi dan penyakit infeksi.
Manfaat Kolostrum :
• Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare.
• Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi.
• Kolostrum mengandung protein, vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah , sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.
• Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.
2. Keuntungan ASI eksklusif bagi bayi :
• Pemberian ASI eksklusif akan mempererat ikatan batin ibu dan bayi.
• Meningkatkan kekebalan dan kecerdasan bayi.
• ASI mengandung zat anti infeksi , bersih dan bebas kontaminasi.
• Menumbuhkan interaksi antara ibu dan bayi : pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu dan bayi. Bayi juga merasa aman dan nyaman karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenalnya sejak bayi masih dalam rahim.
• Kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan sistem syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi.
• Untuk aspek neurologis dengan mengisap payudara, koordinasi saraf menelan, menghisap, menelan dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.
3. Keuntungan memberikan ASI eksklusif bagi ibu :
• Mempercepat kesembuhan ibu terutama fungsi rahim dan mencegah perdarahan setelah persalinan.
• Rasa percaya diri ibu yang menyusui bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI yang mencukupi untuk bayi. Memberikan ASI eksklusif juga akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitoksin yang berfungsi untuk pengecilan rahim serta hormon prolaktin yang akan meningkatkan produksi ASI.
• Menyusui juga mampu menurunkan resiko untuk menderita kanker indung telur dan kanker payudara.
• Praktis, aman, murah serta tidak ada kadaluarsa.
4. Memberikan ASI pertamakali
Mulai menyusui dini 30 – 60 menit setelah bayi lahir. Bayi membutuhkan 30 cc kolostrum untuk 24 jam pertama, artinya jumlah kolostrum walaupun sedikit sudah memenuhi kebutuhan gizi bayi.
5. Mempertahankan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja.
Bekerja bukan alasan untuk tidak memberi ASI Eksklusif. Ibu bekerja tetap bisa memberikan ASI eksklusif pada bayinya dengan cara memeras ASI dan disimpan dalam tempat-tempat sebagai berikut
Ruangan Biasa ( + 26 ºC ) : 6 Jam
Kulkas dibawah Freezer/Termos Es : 24 Jam
Freezer : 3 Bulan
Catatan : Setelah ASI dihangatkan jangan dimasukkan kedalam kulkas lagi.
Cara menggunakan ASI peras :
ASI peras di dalam botol dihangatkan hanya dengan cara merendam di kom / wadah berisi air hangat. Jangan memanaskan asi diatas api langsung karena akan merusak protein dalam asi. Gunakan sendok atau cangkir kecil untuk memberi asi pada bayi.
Sebagai bekal tumbuh kembang, ASI sebaiknya diberikan secara eksklusif selama enam bulan berturut-turut. Artinya bayi hanya diberikan ASI, tanpa tambahan makanan/minuman lain seperti madu, air putih, susu formula, pisang / pepaya dan sebagainya.
Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk sebagai ” Sahabat yang Peduli Kesehatan Anda ” membuka klinik khusus kami beri nama ” KLINIK LAKTASI “. Klinik ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu dan calon ibu berupa konsultasi tentang pemberian asi pada buah hati anda dan masalah – masalah menyusui, serta mengajarkan cara-cara perawatan payudara pada ibu menyusui.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: