Awalbarri’s Blog

Januari 8, 2009

Manusia dan Pandangan Hidup

Filed under: Uncategorized — awalbarri @ 7:08 am

3.1. Manusia dan pandangan hidup
Dalam perjuangan menuju kehidupan yang lebih sempurna, sebagai makhluk Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Manusia memerlukan nilai-nilai unsure yang akan dianutnya sebagai pandangan hidup-nilai luhur adalah tolak ukur kebaikan yang berkenan dengan hal-hal yang bersifat mendasar atau abadi dalam hidup manusia. Seperti tentang cita-cita dan tujuan yang hendak dicapai dalam hidup ini.
Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan,baik untuk menata kehiudupan diri pribadi manusia maupun berfungsi sebagai hubungan antara manusia dengan masyarakat dan alam di sekitarnya. Pandangan hidup tersebut merupakan landasan dasar untuk membentuk berbagai lembaga yang lebih penting bagi kehidupan ini.

3.2. Lembaga Yang Mewujudkan Pandangan Hidup
Fungsi lembaga-lembaga yang dibentuk manusia adalah sebagai instrument, sarana, dan wahana untuk mewujudkan pandangan kehidupan adalah sekedar merupakan konsepsi yang bersifat abstrak, tanpa daya untuk mewujudkan dirinya dalam kenyataan.
Sebagai makhluk sosial manusia tidaklah mungkin hidup menyendiri. Oleh karena itu, setiap manusia pribadi hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas, secara berturut-turut lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat dll.
3.3. Hubungan Pandangan Hidup Masyarakat.
Hubungan pandangan mengenai kehidupan manusia dan masyarakat berdasarkan pada pandangan tentang manusia. Pandangan tentang manusia ini di dasarkan pada Pancasila. Dari sini dapat pula diartikan sebagai pandangan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam hubungan inilah manusia dapat hidup dan menghidupi. Manusia hidup dalam hubungan dengan Tuhannya dan dalam perlindunganNya selamanya termasuk dengan lingkungan. Dengan dan dalam kebudayaan dan serba hubungan menjadikan dunia dan lingkungan lebih menyenangkan dan menjadikan hidup lebih baik.

3.4. Pandangan Hidup Berbangsa dan Bernegara
Konsep bangsa yang digunakan untuk merumuskan sila ketiga terutama konsep E Renan, yaitu sekelompok manusia yang mempunyai keinginan bersama untuk bersatu dan tetap mempertahankan persatuan,sedangkan factor-faktor yang mendorong manusia ingin bersatu itu bermacam-macam. Dalam hal ini apa yang digariskan oleh pasal 2 ayat (1) menegaskan bahwa Negara Indonesia ialah Negara kesatuan yang berbentuk republik.
Factor pendorong kea rah persatuan yang ditekankan oleh WD ialah pendidikan, budaya yang diatur dalam pasal 31ayat (2) pemerintah berusaha menyelenggarakan suatu sistem penghujatan nasional yang diatur dengan undang-undang.
Norma-norma itulah yang harus di ikuti agar orang-orang Indonesia dapat hidup berbangsa sesuai dengan pancasila dan menjalankan sila 3 yang wujudkan pasal-pasal tersebut. Orang Indonesia tidak terlepas dari pasal-pasal lain. Lewat hal ini pulalah kecintaan manusia kepada Indonesia kepada bendera merah putih dan bahasa Indonesia dapat dikemukakan secara intensif.

Pandangan Hidup Bernegara
Meskipun sila-sila pancasila itu tidak dapat terpisah-pisahkan, tetapi dalam mencerminkan dalam pasal UUD 1945 pembentuk Negara dengan jelas menciptakan pasal-pasal yang merupakan penuangan dari masing-masing sila. Meskipun kadang-kadang pasal-pasal itu agak sulit ditetapkan dengan mutlak sila mana yang dikandungnya,sebab itu mustahillah satu pasal-pasal jelas merupakan penuangan salah satu sila yang mengandung unsur-unsur sila-sila yang lain.

Sila ke 4 dengan tegas dapat ditetapkan merupakan sila yang menjiwai pasal-pasal yang berkaitan dengan Negara. Seperti di ketahui unsure Negara ialah wilayah, warga Negara, dan pemerintahan yang berdaulat. Maka untuk dapat melihat sejauh mana pancasila itu, menjadi pandangan hidup bernegara. Maka orang harus meneliti pasal-pasal yang mengatur itu. Ada dua pasal yang menyinggung tentang Negara secara implisit yaitu pasal 1 ayat (1) yang menyatakan Negara Indonesia adalah Negara kesatuan. Ini berarti wilayah Negara bagian ke dua pasal 18 secara implisit menyebut wilayah Indonesia dengan kata-kata pembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pasal-pasal UUD 1945 memberi norma hidup bernegara yang jelas yaitu wilayah Negara akan ditentukan bersama dengan Negara-negara tetangga. Pemerintahan sesuai dengan sila ke 4 berdasarkan kedaulatan rakyat diselenggarakan oleh MPR. Kemudian MPR memberi mandate kepada presiden bersama-sama dengan lembaga-lembaga terkait untuk menjalankan pemerintahan.

LATAR BELAKANG PERLUNYA P4

1 Pengalaman sejarah

a. Berbagai peristiwa sejarah dan pergolakan merupakan ijian bangsa Indonesia sejak tahun 1945.
b. Pasang surutnya sejarah pertumbuhan bangsa selama tiga Dasawarsa merdeka yaitu ada masa dimasa pancasila diperdekatkan, masa pancasila digunakan sebagi slogan dan tamen.
c. Pengalaman sejarah yang pahit yanga pernah dialami dalam kehidupan bangsa kita.

2 Tugas masa depan Bangsa

a. Tugas masa depan bangsa adalah membangun masa depan menuju kepada kemajuan. Yang merupakan langkah bertahap mendekati wujud masyarakat berdasarkan Pancasila yang kita cita- citakan.
b. Pembangunanmembawa pada perubahan dan kemajuan yang baik dalam bidang kebendaan (pisik) maupun Sosio- kultural Bangsa (perubahan nilai-nilai Sosial).
c. Proses pegenerasi
Pegenerasi merupakan proses alami dan berlangsung secara alami pula. Yang menjadi persoalan bagi dan dalam kehidupan bangsa Indonesia.
– bahwa generasi yang akan datang yang akan melanjutkan perjaungan bangsa,tidak mengalami secara langsung secara perjuanga
– Adanya perbedaan pengalaman dan tantangan yang dihadapi kemerdekaan yang melahirkan republik ini., akan melahirkan tanggapan dan jawaban yang berbeda pula mengenai cita kemerdekaan.
d. Pelita III, babak ditengah- tengah perjalanan dalam tahap pembangunan lima tahun.Pembangunan lima tahun ke- 3 (1979- 1984), mempunyai pengaruh besar pada arah dan wujud masyarakat kita pada desa Waran- waran. Yang akan datang.
Pertambangan dunia yan
e. g cepat dan mendasar.
Dunia kaita dewasa ini sedang terus bergerak mencari hubungan baru dalam segala aspek kehidupan.@).

LATAR BELAKANG PERLUNYA P4

1 Pengalaman sejarah

d. Berbagai peristiwa sejarah dan pergolakan merupakan ijian bangsa Indonesia sejak tahun 1945.
e. Pasang surutnya sejarah pertumbuhan bangsa selama tiga Dasawarsa merdeka yaitu ada masa dimasa pancasila diperdekatkan, masa pancasila digunakan sebagi slogan dan tamen.
f. Pengalaman sejarah yang pahit yanga pernah dialami dalam kehidupan bangsa kita.

2 Tugas masa depan Bangsa

f. Tugas masa depan bangsa adalah membangun masa depan menuju kepada kemajuan. Yang merupakan langkah bertahap mendekati wujud masyarakat berdasarkan Pancasila yang kita cita- citakan.
g. Pembangunanmembawa pada perubahan dan kemajuan yang baik dalam bidang kebendaan (pisik) maupun Sosio- kultural Bangsa (perubahan nilai-nilai Sosial).
h. Proses pegenerasi
Pegenerasi merupakan proses alami dan berlangsung secara alami pula. Yang menjadi persoalan bagi dan dalam kehidupan bangsa Indonesia.
– bahwa generasi yang akan datang yang akan melanjutkan perjaungan bangsa,tidak mengalami secara langsung secara perjuanga
– Adanya perbedaan pengalaman dan tantangan yang dihadapi kemerdekaan yang melahirkan republik ini., akan melahirkan tanggapan dan jawaban yang berbeda pula mengenai cita kemerdekaan.
i. Pelita III, babak ditengah- tengah perjalanan dalam tahap pembangunan lima tahun.Pembangunan lima tahun ke- 3 (1979- 1984), mempunyai pengaruh besar pada arah dan wujud masyarakat kita pada desa Waran- waran. Yang akan datang.
j. Pertambangan dunia yang cepat dan mendasar.
Dunia kaita dewasa ini sedang terus bergerak mencari hubungan baru dalam segala aspek kehidupan.@).

Drs. Potikin Daman, Pancasila dasar Falsfah negara. Jakarta Utara. PT Paja Grapindo persada -1992.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: