Awalbarri’s Blog

Desember 4, 2008

GO tak menular lewat sentuhan

Filed under: Uncategorized — awalbarri @ 7:12 am

GO tak menular lewat sentuhan

Selama ini masyarakat merasa takut mendekati penderita penyakit menular seksual (PMS), seperti HIV, AIDS hingga Gonore (GO). Bahkan, masyarakat senatiasa mengindar dan menjauhi penderita agar tak tertular dari sentuhan. Padahal, penyakit PMS tidak bisa ditularkan hanya karena bersentuhan saja.
Menurut Dr Zahri, bagian Urologi Rs Pirngadi Medan menyebutkan, Penyebab Go adalah bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini menyebar melalui sperma atau cairan vagina ketika berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. “Tapi harap diketahui, bersentuhan dengan pendertita tidak menyebabkan penularan penyakit, jadi jangan salah dipahami,” bilangnya kepada wartawan koran ini.
Penyakit Gonore disebut kencing nanah, merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang mengineksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva), Gonore (GO) bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tuuh telinga, terutama kulit dan persendian. Bagi anda yang wanita, Gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput didalam inggul menyebabkan nyeri pinggul dan gengguan reproduksi.
Seentara kata Dr Zahri, bagi pria pada umumnya, gejala gonore biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra dan beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih serta keluarnya nanah dari penis. Sedangkan pada wanita, gejala awal biasanya timbul pada waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau beberapa bulan, dan diikuti menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan seksualnya tertular. “Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberepa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, keluarnya cairan dari vagina, dan demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan terjadinya infeksi mata luar (konjungtivitas Gonore). “Harap diketahui juga bahwa bayi yang baru lahir bisa terinfeksi Gonore dari ibunya selama proses persalinan sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya keluar nanah. Jika infeksi itu tidak diobati, maka akan menimbulkan kebutaan,” ungkap dokter bertubuh besar ini.
Lantas bagaimana cara menyembuhkannya, “memang yang paling penting adalah dengan melakukan pencegahan terlebih dahulu, diantaranya setia terhadap pasangan Anda. Soal diagnosis penyakit Gonore ini didasarkan pada hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah untuk menemukan bakteri penyebab Gonore. Jika pada pemeriksaan mikroskoik tidak ditemukan bakteri, maka diakukan pembiakan laboraturium,” bilangnya.
Dalam hal ini, Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama satu minggu (biasanya diberikan doksisiklin), jika Gonore telah menyebar melalui aliran darah, biasanya penderita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah atau infus).
SUMBER : SUMUT POS

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: